Jumat, Maret 18, 2016

Inisiasi 1 Komunikasi Bisnis

Inisiasi 1
Memahami Komunikasi Manusia
Manusia dalam kehidupan sehari-hari tidak lepas dari komunikasi. Kegiatan komunikasi itu,pada dasarnya ada 4 kegiatan pokok yaitu (a) berbicara, (b) mendengarkan, (c) membaca, dan (d) menulis. Keempat kegiatan tersebut biasanya dikategorikan menjadi dua bentuk komunikasi yaitu komunikasi lisan dan komunikasi tertulis.
Ada banyak definisi Komunikasi. Salah satunya dikemukakan oleh Everette M. Roger (dalam Mulyana, 2005a:62). Roger mengatakan bahwa komunikasi adalah “proses di mana satu ide dialihkan dari sumber kepada seorang penerima atau lebih, dengan maksud untuk mengubah tingkat laku mereka”. Definisi tersebut menggambarkan proses sekaligus tujuan dari proses tersebut, yang dalam ungkapan Lasswell dinamakan sebagai efek. Mulyana (2005a:69) sendiri, setelah menguraikan berbagai definisi komunikasi kemudian menjelaskan bahwa komunikasi disebut proses karena merupakan kegiatan yang ditandai dengan tindakan, perubahan, pertukaran dan perpindahan. 
Komunikasi dalam hal ini tentu saja erat kaitannya dengan proses. Ketika bicara proses, maka konteks komunikasi memegang peranan penting. Konteks komunikasi menurut Mulyana (2005a:69-70) adalah semua faktor yang berada di luar orang yang berkomunikasi.  Faktor-faktor tersebut oleh Mulyana dikelompokkan menjadi (a) fisik seperti cuaca, suhu udara, dan warna dinding; (b) psikologis, seperti sikap, kecenderungan dan prasangka; (c) sosial, seperti norma kelompok dan nilai sosial; dan (d) waktu, yitu saat komunikasi berlangsung. Kita bisa melihat model komunikasi yang lain, yang secara tak langsung sesungguhnya juga menunjukkan konteks komunikasi yaitu Model S-C-M-R dari David K. Berlo
Berlo menunjukkan faktor-faktor yang mempengaruhi komunikator (sumber) dan komunikasi (penerima) yaitu keterampilan komunikasi, sikap, pengetahuan, sistem sosial dan budaya. Sedangkan pesannya sendiri dikembangkan berdasarkan elemen pesan, struktur pesan, isi pesan, perlakuan (treatment) pesan dan kode pesan. Sedangkan saluran yang dipergunakan dalam komunikasi akan berkaitan dengan panca-indra kita. Dalam model tersebut, dikemukakan pengaruh pada sumber dan komunikan yang bisa menjadi konteks komunikasi.
Dari model tersebut kita bisa  melihat bagaimana, misalnya, keterampilan komunikasi menjadi salah satu faktor penting dalam proses komunikasi. Keterampilan komunikasi inilah yang antara lain mendorong manusia mempelajari komunikasi. Dengan memiliki keterampilan komunikasi kita bisa melakukan komunikasi yang efektif. Selain itu, hal lain yang penting kita perhatikan adalah bagaimana pesan yang kita buat itu mengikuti struktur tertentu, misalnya. Apa yang dikemukakan Berlo ini penting kita kuasai untuk memahami praktik komunikasi bisnis yang akan kita pelajari pada modul-modul berikutnya.  
Komponen Proses Komunikasi
Adapun komponen-komponen dalam proses komunikasi yaitu:
  1. Komunikator, yang di dalamnya mencakup faktor-faktor seperti keterampilan komunikasi, sikap, pengatahuan dan sistem sosial serta pengaruh kultural, sosiokultural dan psikokultural
  2. Pesan, yang disusun dengan elemen, isi, struktur tertentu yang merupakan hasil transformasi dari pikiran/gagasan/perasaan dalam proses encoding yang dilakukan komunikator yang kemudian di-decode oleh komunikan.
  3. Media atau saluran komunikasi yang dipergunakan untuk menyampaikan pesan yang dicerap melalui pancaindra.
  4. Komunikan, yang di dalamnya terkandung faktor-faktor seperti yang ada pada komunikator.
  5. Efek, yang merupakan akibat yang ditimbulkan dari kegiatan komunikasi yang biasanya dirumuskan sebagai perubahan atau peneguhan sikap, pendapat dan perilaku. Efek pun adakalanya juga disebut sebagai tujuan komunikasi atau untuk menunjukkan keberhasilan komunikasi.
  6. Umpan-balik, merupakan respons  komunikasi selama proses komunikasi berlangsung yang bisa mengubah pesan komunikasi, media komunikasi atau komunikator.
  7. Gangguan komunikasi, gangguan yang dipandang membuat komunikasi tidak efektif. Gangguan komunikasi ini bisa berupa gangguan psikologis, gangguan fisik atau gangguan semantik dan gangguan mekanis.
  8. Lingkungan, merupakan pemberi pengaruh pada proses komunikasi manusia karena proses komunikasi tidak berlangsung di ruang hampa.   
Mengapa manusia membutuhkan komunikasi? Dimbleby dan Burton (1985:10-12) memberikan daftar kebutuhan komunikasi manusia, yaitu:
  1. Untuk mempertahankan hidup (survival). Kita bisa mengambil contoh saat orang lapas atau haus kemudian meminta makanan atau saat orang berobat ke dokter menyatakan keluhan penyakitnya.
  2. Kerjasama. Di mana pun manusia membutuhkan orang lain, sehingga manusia akan bekerjasama dengan manusia lain dan komunikasi menjadi jembatan untuk menjalin kerjasama itu.
  3. Personal. Setiap manusia kan membutuhkan untuk mengkomunikasikan dirinya. Misalnya dengan menggunakan bahasa tubuh untuk menunjukkan siapa dirinya melalui apa yang dipakainya atau buku yang dibacanya. Manusia pun terkadang membutuhkan menuliskan apa yang dialaminya dalam buku hariannya.
  4. Sosial. Sebagai manusia tentu kita akan terlibat bersama orang lain dalam kehidupan sosial kita. Kita berkomunikasi dengan orang lain seperti mengemukakan gagasan atau memberikan sumbangan pemikiran atas satu persoalan kemasyarakatan.
  5. Praktis.  Kita pun terlibat dalam kegiatan-kegiatan praktis, seperti kegiatan bisnis. Kegiatan praktis tersebut pada dasarnya kita lakukan untuk menjaga agar masyarakat kita bisa berjalan dengan baik.
  6. Ekonomis. Kita pun membutuhkan komunikasi karena kepentingan ekonomis seperti melakukan promosi atau memasang iklan di media massa.
  7. Informasi. Kita membutuhkan komunikasi untuk mendapatkan informasi mengenai dunia sekeliling kita.
  8. Bermain. Komunikasi pun kita butuhkan antara lain untuk bermain-main. Ada banyak permainan yang bisa kita lakukan dengan menggunakan komunikasi seperti tebak-tebakan. Termasuk ke dalam fungsi ini adalah bercanda, melucu atau menuturkan cerita lucu.
      Rudolph F. Verderber (dalam Mulyana 2005a:4) menyebut fungsi komunikasi itu adalah (a) fungsi sosial, yaitu untuk tujuan kesenangan, untuk menunjukkan ikatan dengan orang lain, membangun dan memilihara hubungan; dan (b) fungsi pengambilan  keputusan yaitu memutuskan untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu pada saat tertentu. Sedangkan William I. Gorden (dalam Mulyana, 2005a:5) menyebutkan fungsi komunikasi itu  adalah (a) komunikasi sosial, (b) komunikasi ekspresif, (c) komunikasi ritual, dan (d) komunikasi instrumental. Satu hal penting yang dikemukakan Gorden mengenai fungsi-fungsi komunikasi tersebut adalah tidak saling meniadakan sehingga fungsi satu peristiwa komunikasi tidak saling independen melainkan berkaitan dengan fungsi-fungsi yang lain, meski ada satu fungsi yang lebih dominan.

Jawaban Inisiasi 1 Pengantar Akuntansi




1.       Jelaskan beberapa kata kunci yang bisa Anda ambil dari beberapa pengertian akuntansi.
Kata kunci yang bisa di ambil antara lain:
a.       Suatu proses, artinya dari data mentah menjadi informas yang siap dipakai.
b.      Didalamnya terdapat berbagai kegiatan yaitu pengumpulan, pengidentifikasian, pencatatan, serta pengikhtisaran dari data keuangan.
c.       Data keuangan yang telah diikhtisarkan merupakan informasi keuangan yang disampaikan kepada para pemakai yang kemudian akan ditafirkan untuk kepentingan pengambilan keputusan ekonomi
2.       Akuntansi sebagai bahasa bisnis telah banyak digunakan berbagai pihak sebagai salah satu dasar pengambilan keputusan.  Jelaskan secara singkat peran akuntansi dalam bidang pemerintahan.
Peran akuntansi dalam pemerintahan biasanya disusun untuk menyajkan informasi yang bermanfaat bagi para pengguna dalam menilai akuntabilitas dan membuat keputusan baik keputusan ekonomi, sosial, maupun politik dengan :
a.       Menyediakan informasi mengenai kecukupan penerimaan periode berjalan untuk membiayai seluruh pengeluaran
b.      Menyediakan informasi mengenai kesesuaian cara memperoleh sumber daya ekonomi dan alokasinya dengan anggaran yang ditetapkan dan peraturan perundang-undangan
c.       Menyediakan informasi mengenai jumlah sumber daya ekonomi yang digunakan dalam kegiatan entitas pelaporan serta hasil-hasl yang telah dicapai
d.      Menyediakan informasi mengenai bagaimana entitas pelaporan mendanai seluruh kegiatannya dan mencukupi kebutuhan kasnya
e.      Menyediakan informasi mengenai posisi keuangan dan kondisi entitas pelaporan berkaitan dengan sumber-sumber penerimaannya, baik jangka pendek maupun jangka panjang, termasuk yang berasal dari pungutan pajak dan pinjaman
f.        Menyediakan informasi mengenai perubahan posisi keuangan entitas pelaporan apakah mengalam kenaikan atau penurunan sebagai akibat kegiatan yang dilakukan selama periode pelaporan.
Laporan keuangan pemerintah  menyediakan informasi mengenai sumber dan penggunaan sumber daya keuangan/ekonomi, transfer, pembiayaan, sisa lebih/kurang pelaksanaan anggaran, saldo anggaran lebih, surplus/defisit-Laporan Operasional (LO), aset, kewajiban, ekuitas, dan arus kas suatu entitas pelaporan.
3.       Salah satu konsep dasar akuntansi yang harus Anda pahami adalah konsep   CASH dan ACCRUAL BASIS. Jelaskanlah secara singkat contoh penerapan konsep tersebut dalam akuntansi.
Ada dua metode pencatatan yang dikenal dalam akuntansi. Metode tersebut dikenal dengan nama cash basis dan akrual basis.
a.      Cash basis Berdasarkan pengertiannya metode cash basis merupakan metode pencatatan dalam akuntansi, dimana dalam hal ini setiap transaksi yang terjadi dicatat berdasarkan jumlah nominal yang diterima.
Penggunaan metode cash basis dilakukan dengan prinsip bahwa setiap transaksi dicatatkan berdasarkan jumlah nominal yang diterima.
b.      Akrual basis Metode cash basis adalah metode pencatatan dalam akuntansi, dimana dalam hal ini setiap transaksi yang terjadi dicatat berdasarkan konsep pengakuan yang sesungguhnya.
Untuk prakteknya bisa dilihat pada contoh berikut: Pada 1 Mei 2014 PT. Milik Kita Bersama membayar sewa gedung sebesar Rp 10.000.000 untuk dua bulan sewa. Dalam pencatatannya ditulis: 1 Mei 2014 Sewa dibayar dimuka : Rp 10.000.000 Kas : Rp 10.000.000 Jurnal pada akrual basis memperlihatkan pembayaran yang dilakukan terhadap sewa gedung tersebut dengan nominal Rp 10.000.000 tidak dikategorikan sebagai beban yang terjadi. Pengeluaran itu dianggap masih bagian dari harta perusahaan. Kenapa bisa demikian? Hal itu disebabkan karena perusahaan belum menerima manfaat dari aktivitas sewa gedung itu walaupun telah melakukan pembayaran terhadap penyewaan gedung. Untuk itu, perusahaan kemudian membuat jurnal penyesuaian (adjustment), guna menyesuaikan biaya yang dikeluarkan. Jurnal penyesuaian ini dibuat pada waktu tutup buku bulanan, yaitu tanggal 31 Mei dan tanggal 30 Juni dengan format sebagai berikut: 31 Mei 2014 Beban sewa : Rp 5.000.000 Sewa dibayar dimuka : Rp 5.000.000 30 Juni 2014 Beban sewa : Rp 5.000.000 Sewa dibayar dimuka : Rp 5.000.000 Pada jurnal yang dicatatkan di tanggal 31 Mei dan 30 Juni dapat terlihat, bahwa PT. Milik Kita Bersama melaporkan adanya beban sewa yang terjadi pada periode Mei dan Juni sebesar Rp 5.000.000. Nilai Rp 5.000.000 diperoleh dengan membagi pos sewa dibayar dimuka yang dikeluarkan pada tanggal 1 Mei sebesar Rp 10.000.000 dibagi masa manfaat penyewaan selama 2 bulan.





Inisiasi 2 Pengantar Akuntansi



Diskusi 2
1.      Buatlah jurnal umum dari ikhtisar transaksi bulan pertama Bengkel "Arif":
a.       Tuan Arif membuka bengkel mobil dengan menyetorkan aset berupa sebuah rumah untuk workshop sekaligus kantor senilai Rp400.000.000; uang tunai Rp50.000.000; peralatan bengkel Rp350.000.000.
b.      Menerima pendapatan jasa bengkel Rp20.000.000.
c.       Membayar biaya listrik, air, dan telepon Rp4.000.000.
d.      Membayar gaji pegawai Rp5.000.000.
e.        Membeli bahan habis pakai Rp6.000.000, dibayar 30% tunai, sisanya kredit.
f.       Pengambilan prive Rp500.000.

2.       Jurnal penyesuaian:
Apakah perbedaan jurnal umum dan penyesuaian? Jelaskan.
Soal:
Selain membuka bengkel mobil seperti soal di atas, Tuan Arif memiliki usaha di bidang properti. Ia menerima uang sewa 1 unit rukan untuk masa 5 tahun (1 Maret 2012 - 1 Maret 2017) senilai Rp150.000.000. Pada saat itu ia mengakuinya sebagai pendapatan sewa. Jika pada 31 Des 2012 ia akan menyusun laporan keuangan; perlukah ia membuat jurnal penyesuaian? Jelaskan dan dan jika Anda menjawab perlu bagaimana jurnal penyesuaiannya?
Jawaban Diskusi 2
1.      Jurnal umum dan ikhtisar transaksi
No
Tgl
Jurnal
Ref
Debet
Kredit
1.
01/01/2012
Investasi Gedung/Bangunan
Kas
Peralatan Bengkel
Modal

100


Rp. 400.000.000
Rp.   50.000.000
Rp. 350.000.000




Rp.800.000.000
2.
02/01/2012
Kas
Pendapatan Jasa Bengkel
100
Rp.   20.000.000


Rp.  20.000.000
3.
03/01/2012
Beban Listrik, Air dan Telepon
Kas

100
Rp.    4.000.000


Rp.    4.000.000
4.
04/01/2012
Beban Gaji
Kas

100
Rp.    5.000.000


Rp.    5.000.000
5.
05/01/2012
Persediaan barang Habis pakai
Kas
Hutang
100
Rp.     6.000.000


Rp.    1.800.000
Rp.    4.200.000
6.
06/01/2012
Prive Tuan Arif
Kas

100
Rp.       500.000


Rp.       500.000

2.      Perbedaan jurnal umum dan penyesuaian! Jelaskan
Jurnal umum adalah Jurnal yang digunakan untuk mencatat seluruh transaksi perusahaan berdasarkan urutan waktu kejadian, terdiri dari 2 jalur (debet dan kredit) digunakan oleh semua jenis perusahaan mulai dari jenis usaha rumahan sampai dengan industri manufaktur yang komplit. Jurnal umum bersumber dari bukti transaksi yang diterima/diterbitkan perusahaan.

Jurnal penyesuaian adalah jurnal yang dibuat dalam proses pencatatan perubahan saldo dalam akun sehingga saldo mencerminkan jumlah yang sebenarnya. Jurnal digunakan untuk menyesuaikan keadaan yang sebenarnya baik pendapat maupun beban. Jurnal penyesuaian ini berguna untuk menetapkan saldo catatan akun buku besar pada akhir periode sehingga sesuai dengan saldo riil. Disamping itu jurnal penyesuaian juga berguna untuk menghitung pendapatan dan beban selama periode bersangkutan.

Pada 31 Desember 2012 akan menyusun lapoan keuangan dan terjadi transaksi pembayaran sewa gedung selama 5 tahun sebesar Rp. 150.000.000 jadi  Tuan arif dalam laporan keuangannya harus membuat jurnal penyesuaian
Jurnal Penyesuaian:
Rp. 150.000.000 : 5 Tahun = Rp. 30.000.000/Thn
Rp. 30.000.000 : 12 Bulan = Rp. 2.500.000/ Bln
Rp. 2.500.000 x 10 Bulan untuk pemakaian tahun 2012 mulai maret 2012 - 31 Desember 2012 = Rp. 25.000.000
                                              Jurnal Penyesuaian Bengkel arif per 31 Desember 2012
No.
Tgl
Jurnal
Debet
Kredit
1.

31/12/2012

Biaya Sewa
Sewa dibayar dimuka
Rp. 25.0000.000


Rp. 25.000.000